
makanan, pertanian organik, dan bahan-bahan lokal. Selera makannya cenderung sederhana dan menekankan bahan segar serta berkualitas.
Sejumlah makanan yang sering dikaitkan dengan kesukaan Raja Charles III antara lain risotto jamur liar , telur panggang dengan keju, daging domba, keju lokal, serta berbagai bahan organik. Beberapa informasi mengenai kebiasaan makannya berasal dari mantan koki kerajaan dan pernyataan yang pernah diumumkan oleh Clarence House.
Risotto Jamur Liar
Salah satu hidangan yang paling sering disebut sebagai makanan favorit Raja Charles III adalah risotto jamur liar atau risotto jamur pembohong.
Mantan koki kerajaan Darren McGrady pernah menceritakan bahwa Charles memiliki ketertarikan terhadap makanan Italia. Risotto jamur pembohong disebut sebagai salah satu hidangan yang sangat disukainya, terutama bila dipadukan dengan daging domba.
Ketertarikan Charles terhadap jamur juga dikaitkan dengan hobinya mencari jamur pembohong di kawasan Balmoral. Bahan-bahan tersebut kemudian dapat digunakan untuk menghasilkan hidangan dengan cita rasa gurih dan aroma yang khas.
Telur Panggang dengan Keju
Selain risotto, telur merupakan salah satu bahan makanan yang sering dikaitkan dengan selera Raja Charles.
Pada tahun 2020, Clarence House membagikan resep telur panggang cheesy , yaitu telur yang dipanggang bersama keju, bayam, tomat, krim, dan daun basil. Hidangan tersebut diperkenalkan sebagai salah satu resep favorit Charles.
Hidangan ini cukup sederhana dibandingkan gambaran makanan kerajaan yang biasanya identik dengan menu mewah. Perpaduan telur, sayuran, dan keju membuat makanan yang praktis sekaligus mengenyangkan.
Daging Domba
Daging domba juga menjadi salah satu makanan yang sering muncul dalam cerita selera mengenai Charles. Menurut Darren McGrady, Charles merupakan penggemar daging domba dan hidangan tersebut cukup sering masuk ke dalam menu ketika ia masih bergelar Prince of Wales.
Salah satu kombinasi yang terkenal adalah rack of lamb yang disajikan bersama risotto jamur pembohong. Perpaduan tersebut memadukan daging domba yang lembut dengan rasa gurih dari jamur.
Keju Lokal
Charles juga dikenal memiliki ketertarikan terhadap keju, khususnya keju lokal Inggris.
Dalam sebuah wawancara pada tahun 2018, Ratu Camilla pernah menyampaikan bahwa Charles sangat menyukai keju lokal dan berbagai makanan yang menggunakan keju.
Kecintaan terhadap produk lokal juga sejalan dengan ketertarikannya terhadap pertanian organik dan produksi pangan berkelanjutan.
Makanan Organik dan Bahan Lokal
Salah satu karakteristik yang sering dikaitkan dengan pola makan Charles adalah perhatiannya terhadap kualitas bahan makanan. Ia telah lama dikenal sebagai pendukung pertanian organik dan penggunaan bahan yang diproduksi secara lokal.
Mantan koki kerajaan Darren McGrady juga menggambarkan Charles sebagai seseorang yang tertarik mengetahui makanan apa yang disajikan dan dari mana bahan tersebut berasal.
Ketertarikan tersebut tidak hanya berkaitan dengan rasa makanan, tetapi juga dengan cara bahan pangan yang diproduksi.
Telur dan Sarapan Sederhana
Telur menjadi salah satu makanan yang cukup menonjol dalam berbagai laporan mengenai kebiasaan makan Charles. Selain telur panggang dengan keju, ia juga disebut menyukai telur yang dimasak dengan cara sederhana.
Beberapa laporan menyebutkan bahwa Charles menyukai coddled egg , yaitu telur yang dimasak dengan suhu relatif lembut dalam waktu singkat. Telur tersebut dapat disajikan bersama salad atau makanan pendamping lainnya.
Kebiasaan tersebut menunjukkan bahwa menu yang disukai Charles tidak selalu berupa hidangan yang rumit. Makanan sederhana yang menggunakan bahan berkualitas juga menjadi bagian dari pilihan makanannya.
Teh Darjeeling
Sebagai anggota keluarga kerajaan Inggris, teh tentu menjadi bagian dari budaya makanan yang menarik perhatian. Charles melaporkan menyukai teh Darjeeling yang disajikan dengan susu dan madu.
Darjeeling merupakan salah satu jenis teh terkenal dari India yang memiliki aroma khas dan rasa yang relatif ringan. Teh tersebut dapat menjadi pilihan minuman yang cocok untuk menemani sarapan maupun waktu santai.
Kecintaan terhadap Makanan Italia
Menariknya, selera Charles tidak hanya fokus pada makanan tradisional Inggris. Mantan koki kerajaan juga menyebut bahwa ia memiliki ketertarikan terhadap makanan Italia.
Selain risotto, makanan Italia sederhana seperti pasta dan polenta pernah disebut dalam berbagai laporan mengenai pilihan makanannya.
Pada tahun 2025, keluarga kerajaan juga menghadiri acara yang secara khusus merayakan makanan dan budaya Italia. Menu yang disajikan menggabungkan teknik dan tradisi Italia dengan bahan-bahan dari Inggris.
Pai Crumble Daging Burung Pheasant
Hidangan lain yang pernah dikaitkan dengan Charles adalah pheasant hancur pie , yaitu pai yang menggunakan daging burung pegar sebagai bahan utama.
Untuk edisi ulang tahunnya yang ke-70, Charles menjadi editor tamu majalah Country Life dan menampilkan resep pheasant hancur pie sebagai salah satu makanan yang ia sukai.
Hidangan ini menunjukkan perpaduan antara tradisi kuliner Inggris dan bahan yang cukup dekat dengan budaya pedesaan Inggris.
Pola Makan yang Memperhatikan Lingkungan
Ketertarikan Charles terhadap makanan juga berkaitan dengan pemutaran mengenai lingkungan. Ia telah lama dikenal mendukung pertanian organik dan keberlanjutan.
Dalam sebuah wawancara yang dikutip media, Charles disebut memiliki hari-hari tertentu ketika ia tidak mengonsumsi daging dan ikan, serta satu hari tambahan tanpa produk susu. Kebiasaan tersebut dikaitkan dengan upayanya mengurangi dampak lingkungan dari pola makan.
Hal ini menarik karena menunjukkan bahwa pilihan makanan seorang raja tidak hanya berkaitan dengan selera, tetapi juga dapat dipengaruhi oleh pandangan mengenai pertanian dan lingkungan.
Kesimpulan
Makanan kesukaan Raja Charles III ternyata cukup beragam. Di antara hidangan yang paling sering disebut adalah risotto jamur liar, rak daging domba, telur panggang keju, keju lokal, telur, dan makanan Italia .
Yang menarik, pilihan makanan Charles tidak selalu berupa hidangan mewah. Ia baru-baru ini dikenal menyukai makanan sederhana yang menggunakan bahan segar, lokal, dan berkualitas.
Kecintaannya terhadap bahan organik dan pertanian berkelanjutan juga menjadi bagian penting dari cerita mengenai gaya hidup. Oleh karena itu, selera makanan Raja Charles III dapat dilihat sebagai perpaduan antara tradisi kuliner Inggris, kecintaan terhadap makanan Italia, penggunaan bahan lokal, serta perhatian terhadap keinginan lingkungan.